Bismillaah.
Assalaamu'alaikum.
Hampir dua tahun gak posting di blog ini. Hari ini memaksakan diri untuk bisa menggerakan jari2 ini, menorehkan sepatah dua patah kata, yang mungkin juga tidak begitu bermakna, sekedar melepas kerinduan, mengobati rasa kangen ini pada blog tersayang. Hehehe...
Kali ini berbeda, ya berbeda. Tahun 2017 ini aku sudah memiliki dua Jagoan. Alhamdulillah... Terakhir posting tahun 2015, si Adik belum lahir, sekarang si Adik ini sudah mau 10 bulan.
Sekian coretan hari ini. Tidak seru dan tidak penting, tapi menjadi penawar untuk rasa kangen ini. Alhamdulillah.
Minggu, 05 Maret 2017
Kamis, 23 April 2015
Posting Lagi #2
Bismillaah..
Apa kabar blogKu? Lama sekali tak membukamu. Lamaaa bangett.. Lebih dari dua taun mungkin. Hehehe..
Hari ini baru posting lagi. Ada beberapa hal yang membuatku sangat bersemangat untuk kembali mencoba menjadi bloger. Bloger amatiran. Hehehe..
Salah satunya, aku jatuh cinta kembali pada beberapa macam kerajinan tangan, setelah sempat melupakannya karena kesibukanku mengurus JagoanKecilKu (baca: Fauzan). Sebetulnya bukan karena terlalu sibuk juga sih, hanya saja aku bukan orang yg cukup pandai membagi waktu. Mungkin itu alasan yang lebih tepatnya. Hehehe
Soal kerajinan tangan (crafting) itu, dari dulu pengeeen banget bisa posting tentangnya, kayak orang lain gituh.. Sampai sekarang belum kesampaian. Yah, mudah-mudahan ke depannya bisa yah..
Mudah-mudahan bisa sampai bikin tutorial juga, biar bisa berbagi ilmu dan pengalaman buat orang banyak. Aamiin..
Apa kabar blogKu? Lama sekali tak membukamu. Lamaaa bangett.. Lebih dari dua taun mungkin. Hehehe..
Hari ini baru posting lagi. Ada beberapa hal yang membuatku sangat bersemangat untuk kembali mencoba menjadi bloger. Bloger amatiran. Hehehe..
Salah satunya, aku jatuh cinta kembali pada beberapa macam kerajinan tangan, setelah sempat melupakannya karena kesibukanku mengurus JagoanKecilKu (baca: Fauzan). Sebetulnya bukan karena terlalu sibuk juga sih, hanya saja aku bukan orang yg cukup pandai membagi waktu. Mungkin itu alasan yang lebih tepatnya. Hehehe
Soal kerajinan tangan (crafting) itu, dari dulu pengeeen banget bisa posting tentangnya, kayak orang lain gituh.. Sampai sekarang belum kesampaian. Yah, mudah-mudahan ke depannya bisa yah..
Mudah-mudahan bisa sampai bikin tutorial juga, biar bisa berbagi ilmu dan pengalaman buat orang banyak. Aamiin..
Rabu, 25 Januari 2012
Dapat Hadiah
Semalam ikutan kuis di salah satu halaman di facebook. Pertanyaannya ada 4, ttg sejarah. Ini dia pertanyaannya,,
1. Siapa nama pembunuh manusia terbaik sekaligus terburuk ketika zaman Rasulullah ???
2. Siapa nama istri (sahabat nabi salallahu 'alaihi wasallam) abu Thalhah yang penyabar ??
3. Di sebut apa makkah yang tdk bisa di lalui benda atau burung apapun di atasnya ??
4. Menara jam yang ada di makkah di sebut ???
1. Siapa nama pembunuh manusia terbaik sekaligus terburuk ketika zaman Rasulullah ???
2. Siapa nama istri (sahabat nabi salallahu 'alaihi wasallam) abu Thalhah yang penyabar ??
3. Di sebut apa makkah yang tdk bisa di lalui benda atau burung apapun di atasnya ??
4. Menara jam yang ada di makkah di sebut ???
Selasa, 24 Januari 2012
Posting Lagi ..
Lama tidak posting di blog ini. Hanya sekali saja setelah kesibukanku berubah menjadi seorang istri. Kenapa ya?? Padahal aku ga terlalu sibuk.. hanya ngurus suami, ngurus rumah (itupun cuma rumah kontrakan yg memang kecil). Entahlah..
Sekarang,, setelah setahun tujuh bulan aku jadi istri... perutku sudah membuncit,,, ada calon baby-ku yang esok lusa usianya 31 minggu...
Dan... menjelang minggu-minggu kelahiran anakku ini,, aku pengen posting lagi di blog ini. *smile*
Kamis, 06 Oktober 2011
NGIDAM dalam Tinjauan Syariat
Penjelasan Syaikh Muhammad Ali Farkus:
Ngidam (al-wahmu) sudah dikenal secara bahasa, yaitu sesuatu yang diinginkan oleh wanita yang sedang hamil. sebagaimana yang disebutkan al-Jauhari dalam kitab as-Shihah (5:2049), Ibn Atsir dalam an-Nihayah (5:162), dan Ibn Faris dalam Maqayis al-Lughah (6:93) serta beberapa pakar bahasa lainnya.
Akan tetapi, anggapan yang banyak tersebar di masyarakat kita saat ini bahwa wanita hamil yang menginginkan sesuatu, jika tidak dipenuhi keinginannya maka nantinya akan keluar bentuk tertentu dari badan anak yang dilahirkan sesuai dengan yang diinginkan ibunya, (atau anak ini akan menjadi anak yang kurang normal, karena suka mengeluarkan liur). Terkait keyakinan ini, saya belum mengetahui adanya keterangan apapun dalam syariat tentang hakekat ‘bentuk sesuatu yang keluar dari badan bayi’ sebagaimana yang disampaikan. demikian pula saya tidak tahu kebenaran anggapan ini melalui informasi yang sampai kepada saya.
Ngidam (al-wahmu) sudah dikenal secara bahasa, yaitu sesuatu yang diinginkan oleh wanita yang sedang hamil. sebagaimana yang disebutkan al-Jauhari dalam kitab as-Shihah (5:2049), Ibn Atsir dalam an-Nihayah (5:162), dan Ibn Faris dalam Maqayis al-Lughah (6:93) serta beberapa pakar bahasa lainnya.
Akan tetapi, anggapan yang banyak tersebar di masyarakat kita saat ini bahwa wanita hamil yang menginginkan sesuatu, jika tidak dipenuhi keinginannya maka nantinya akan keluar bentuk tertentu dari badan anak yang dilahirkan sesuai dengan yang diinginkan ibunya, (atau anak ini akan menjadi anak yang kurang normal, karena suka mengeluarkan liur). Terkait keyakinan ini, saya belum mengetahui adanya keterangan apapun dalam syariat tentang hakekat ‘bentuk sesuatu yang keluar dari badan bayi’ sebagaimana yang disampaikan. demikian pula saya tidak tahu kebenaran anggapan ini melalui informasi yang sampai kepada saya.
Minggu, 17 Mei 2009
3 Faktor Pembentuk Kepribadian
'Ali Karamallahu Wajhah pernah berkata :
Jika ada orang yang lebih kecil dan lebih muda umurnya daripada dirimu, maka katakanlah dalam hatimu : "Boleh jadi orang kecil ini tidak banyak berbuat dosa kepada Allah, sedangkan aku adalah orang yang telah banyak berbuat dosa, maka tidak diragukan lagi kalau derajat dirinya jauh lebih baik daripada aku."
Bila dia orang yang lebih tua, maka hendaknya engkau mengatakan dalam hati : "Orang ini lebih dahulu beribadah kepada Allah daripada diriku."
Jika ada orang yang 'Alim, maka katakan dalam hatimu :"Orang ini telah diberi oleh Allah sesuatu yang tidak bisa aku raih, telah mendapatkan apa yang tidak bisa aku dapatkan, telah mengetahui apa yang tidak aku ketahui, dan telah mengamalkan ilmunya."
Bila dia orang yang bodoh, maka katakan dalam hatimu :"Orang ini durkaha kepada Allah karena kebodohannya, sedangkan aku durhaka kepada-Nya, padahal aku mengetahuinya. Aku tidak tahu dengan apa umurku akan Allah akhiri atau dengan apa umur orang bodoh itu akan Allah akhiri (apakah dengan husnul khatimah atau dengan su'ul khatimah)."
Bila dia orang yang kafir, maka katakan dalam hatimu :"Aku tidak tahu bisa jadi dia akan masuk Islam, lalu menyudahi seluruh amalannya dengan amal shalih, dan bisa jadi aku terjerumus menjadi kafir, lalu menyudahi seluruh amalanku dengan amal yang buruk."
Dalam pandangan Islam semua manusia itu sama, tidak dibeda-bedakan karena status sosial, harta, tahta, keturunan, atau latar belakang pendidikannya. Manusia yang paling mulia derajatnya di sisi Allah adalah yang paling tinggi kadar ketaqwaannya di antara mereka. Oleh karena itu, sebagian ulama berdo'a dengan do'a berikut :
"Ya Allah, jadikanlah aku orang yang pandai bersabar dan bersyukur; jadikanlah aku seorang yang hina menurut pandangan diriku sendiri; dan jadikanlah aku orang yang besar menurut pandangan orang lain."
- Jadilah manusia paling baik di sisi Allah
- Jadilah manusia paling buruk dalam pandangan dirimu
- Jadilah manusia biasa di hadapan orang lain
Jika ada orang yang lebih kecil dan lebih muda umurnya daripada dirimu, maka katakanlah dalam hatimu : "Boleh jadi orang kecil ini tidak banyak berbuat dosa kepada Allah, sedangkan aku adalah orang yang telah banyak berbuat dosa, maka tidak diragukan lagi kalau derajat dirinya jauh lebih baik daripada aku."
Bila dia orang yang lebih tua, maka hendaknya engkau mengatakan dalam hati : "Orang ini lebih dahulu beribadah kepada Allah daripada diriku."
Jika ada orang yang 'Alim, maka katakan dalam hatimu :"Orang ini telah diberi oleh Allah sesuatu yang tidak bisa aku raih, telah mendapatkan apa yang tidak bisa aku dapatkan, telah mengetahui apa yang tidak aku ketahui, dan telah mengamalkan ilmunya."
Bila dia orang yang bodoh, maka katakan dalam hatimu :"Orang ini durkaha kepada Allah karena kebodohannya, sedangkan aku durhaka kepada-Nya, padahal aku mengetahuinya. Aku tidak tahu dengan apa umurku akan Allah akhiri atau dengan apa umur orang bodoh itu akan Allah akhiri (apakah dengan husnul khatimah atau dengan su'ul khatimah)."
Bila dia orang yang kafir, maka katakan dalam hatimu :"Aku tidak tahu bisa jadi dia akan masuk Islam, lalu menyudahi seluruh amalannya dengan amal shalih, dan bisa jadi aku terjerumus menjadi kafir, lalu menyudahi seluruh amalanku dengan amal yang buruk."
Dalam pandangan Islam semua manusia itu sama, tidak dibeda-bedakan karena status sosial, harta, tahta, keturunan, atau latar belakang pendidikannya. Manusia yang paling mulia derajatnya di sisi Allah adalah yang paling tinggi kadar ketaqwaannya di antara mereka. Oleh karena itu, sebagian ulama berdo'a dengan do'a berikut :
"Ya Allah, jadikanlah aku orang yang pandai bersabar dan bersyukur; jadikanlah aku seorang yang hina menurut pandangan diriku sendiri; dan jadikanlah aku orang yang besar menurut pandangan orang lain."
(Nashaihul Ibad)
Minggu, 10 Mei 2009
Sedikit Demi Sedikit Lama-lama Menjadi Bukit
Pepatah ini sederhana saja, "sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit". Kita biasa memakainya bila kita mengumpulkan rupiah demi rupiah, pada saatnya kita akan dapatkan berjuta-juta. Namun sesungguhnya, pepatah ini tak sekedar berbicara tentang hidup hemat, atau ketekunan menabung.
Pepatah ini menyiratkan tentang sesuatu yang lebih berharga dari sekedar sekantung keping uang, yaitu, bila kita mampu mengumpulkan kebaikan dalam setiap tindakan-tindakan kecil kita, mak kita akan dapati kebesaran dalam jiwa kita.
Bagaimanakah tindakan-tindakan kecil itu mencerminkan kebesaran jiwa pelakunya? Yaitu, bila disertai secercah kasih sayang di dalamnya, ucapan terima kasih, sesungging senyum, sapaan ramah, atau peluk persahabatan, adalah tindakan yang mungkin sepele saja. Namun dalam liputan kasih sayang, ia jauh lebih tinggi daripada bukit tabungan anda.
Pepatah ini menyiratkan tentang sesuatu yang lebih berharga dari sekedar sekantung keping uang, yaitu, bila kita mampu mengumpulkan kebaikan dalam setiap tindakan-tindakan kecil kita, mak kita akan dapati kebesaran dalam jiwa kita.
Bagaimanakah tindakan-tindakan kecil itu mencerminkan kebesaran jiwa pelakunya? Yaitu, bila disertai secercah kasih sayang di dalamnya, ucapan terima kasih, sesungging senyum, sapaan ramah, atau peluk persahabatan, adalah tindakan yang mungkin sepele saja. Namun dalam liputan kasih sayang, ia jauh lebih tinggi daripada bukit tabungan anda.
Sabtu, 09 Mei 2009
Harapan
Saat menginjak kegagalan
Dunia bagai terselubung malam
Semuanya nampak gulita
Seakan semua cahaya mati ditelannya
Sedangkan...
Mentari menanti di ujung malam
Dia akan menghapus kegelapan
Dia akan membuka semua mata
Dia membawa sejuta harapan
Sadarlah kawan
Tak perlu kau putus asa
Jalan masih panjang terbentang
Tuk menuju masa depan nan gemilang
Bangkitlah kawan
Kegagalan bukanlah akhir dari sebuah cerita
Tapi kegagalan
Adalah awal kesuksesan yang sesungguhnya
Dan tanpa kegagalan
Kita tak kan sadar
Saat keberhasilan menghampiri kita
Dunia bagai terselubung malam
Semuanya nampak gulita
Seakan semua cahaya mati ditelannya
Sedangkan...
Mentari menanti di ujung malam
Dia akan menghapus kegelapan
Dia akan membuka semua mata
Dia membawa sejuta harapan
Sadarlah kawan
Tak perlu kau putus asa
Jalan masih panjang terbentang
Tuk menuju masa depan nan gemilang
Bangkitlah kawan
Kegagalan bukanlah akhir dari sebuah cerita
Tapi kegagalan
Adalah awal kesuksesan yang sesungguhnya
Dan tanpa kegagalan
Kita tak kan sadar
Saat keberhasilan menghampiri kita
Jumat, 01 Mei 2009
3 Hal Bagian dari 3 Hal Lainnya
Ada tiga hal yang merupakan bagian dari tiga hal yang lain, sebagaimana yang pernah dikatakan oleh sahabat Umar RA., di antaranya sebagai berikut.
- Bersikap simpatik terhadap orang lain, merupakan bagian dari kecerdasan akal.
- Bertanya dengan cara yang baik, merupakan bagian dari ilmu.
- Kepandaian mengatur, merupakan bagian dari penghidupan.
(Nashaihul Ibad)
Kamis, 30 April 2009
IBUKU PAHLAWANKU
Ibu,,,
Ibuku
Kau melahirkan aku
Dengan jerih payah
Dengan cucuran keringat
Kau ayunkan aku
Dengan kasih sayang
Dengan kemesraan abadi
Ibu,,,
Engkaulah pahlawanku
Yang berjuang di setiap waktu
Kini aku sudah dewasa
Mana,, mana,, mana,,
Tanda terimaku untukmu
Hanyalah limpahan doa di setiap waktu
Ibuku
Kau melahirkan aku
Dengan jerih payah
Dengan cucuran keringat
Kau ayunkan aku
Dengan kasih sayang
Dengan kemesraan abadi
Ibu,,,
Engkaulah pahlawanku
Yang berjuang di setiap waktu
Kini aku sudah dewasa
Mana,, mana,, mana,,
Tanda terimaku untukmu
Hanyalah limpahan doa di setiap waktu
CINTA
Pantaskah ku berkata cinta?
Hanya untuk seorang pemuda?
Padahal...
Yang Maha Pencipta
Pada-Nya seolah ku lupa
Kenapa???
Sungguh ku sarat dosa
Tak pantas buatku surga
Meski tak sanggup ku ke neraka
Ya Allah,,,
Ampuni hamba
Hamba yang nista
Nista dengan dosa
Dosa karena ku lupa
Lupa pada cinta
Cinta yang hanya tercipta
Tercipta buat Sang Pencipta
Ratna Sulis
Hanya untuk seorang pemuda?
Padahal...
Yang Maha Pencipta
Pada-Nya seolah ku lupa
Kenapa???
Sungguh ku sarat dosa
Tak pantas buatku surga
Meski tak sanggup ku ke neraka
Ya Allah,,,
Ampuni hamba
Hamba yang nista
Nista dengan dosa
Dosa karena ku lupa
Lupa pada cinta
Cinta yang hanya tercipta
Tercipta buat Sang Pencipta
Ratna Sulis
Rabu, 29 April 2009
Perumpamaan Wanita
Wanita...
Ibarat air sungai, jika ia dibendung, maka ia menjadi keruh, kotor, sama sekali tak bermanfaat, namun jika ia dialirkan, ia menjadi jernih, menyejukkan, menyuburkan, diharapkan dan bermanfaat bagi semua.
Wanita akan didambakan keberadaannya, akan dibutuhkan kehadirannya, saat ia betul-betul mengalir seperti air, saat ia berani mengeluarkan seluruh potensi yang terpendam dalam dirinya. Dan sebaliknya, saat ia bagai air yang terbendung, saat ia tak punya keberanian untuk menunjukkan dirinya, ia tak berguna sama sekali, ia hanya akan mengotori, dibenci, dan dijauhi.
Ibarat air sungai, jika ia dibendung, maka ia menjadi keruh, kotor, sama sekali tak bermanfaat, namun jika ia dialirkan, ia menjadi jernih, menyejukkan, menyuburkan, diharapkan dan bermanfaat bagi semua.
Wanita akan didambakan keberadaannya, akan dibutuhkan kehadirannya, saat ia betul-betul mengalir seperti air, saat ia berani mengeluarkan seluruh potensi yang terpendam dalam dirinya. Dan sebaliknya, saat ia bagai air yang terbendung, saat ia tak punya keberanian untuk menunjukkan dirinya, ia tak berguna sama sekali, ia hanya akan mengotori, dibenci, dan dijauhi.
Rabu, 22 April 2009
Hakikat Wanita
Wanita adalah sesosok makhluk Allah yang keberadaannya kadang didambakan, namun kadang tak diharapkan sama sekali. Wanita pun kadang membuat pandangan menjadi sejuk, namun tak jarang, gara-gara wanita pula pandangan seseorang menjadi awal dari timbulnya berbagai fitnah dan kekejian.
Semuanya dapat dikembalikan pada Hakikat Wanita. Wanita diciptakan untuk menjadi pasangan kaum adam. Walaupun dalam kenyataannya, tak sedikit wanita yang menjadi pasangan dan pemuas bagi kaumnya sendiri. Semua itu terjadi akibat jarangnya wanita menyadari hakikat daripada penciptaan dirinya. Seandainya setiap wanita sadar akan hal itu, tentu kehidupan di dunia ini akan terasa lebih sejuk, tenteram, dan damai.
Semuanya dapat dikembalikan pada Hakikat Wanita. Wanita diciptakan untuk menjadi pasangan kaum adam. Walaupun dalam kenyataannya, tak sedikit wanita yang menjadi pasangan dan pemuas bagi kaumnya sendiri. Semua itu terjadi akibat jarangnya wanita menyadari hakikat daripada penciptaan dirinya. Seandainya setiap wanita sadar akan hal itu, tentu kehidupan di dunia ini akan terasa lebih sejuk, tenteram, dan damai.
Langganan:
Postingan (Atom)